Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Spesifikasi Smartphone Oppo A15

 


Oppo sepertinya tidak ingin mengakhiri tahun 2020 seperti ini. Pada bulan lalu sebelum akhir tahun, pabrikan asal China itu juga merilis ponsel baru untuk pemula.

Dengan harga yang ditawarkan, fitur-fiturnya jauh lebih rendah daripada saudara-saudara andalannya. Namun hal ini tentu saja tidak lantas membuatnya terlihat buruk. Di level yang sama, ponsel ini masih kompetitif.

Agar tidak penasaran, yuk simak ulasannya berikut ini terlebih dahulu.

Desain ramping dan bergaya

Sebagai ponsel entry-level, desain OPPO A15 cukup menarik. Meski bujet rendah, pemasok asal China ini mampu menyediakan ponsel yang sangat tipis dan ringan.

Selain tipis dan ringan, bodi perangkat ini juga menggunakan desain yang stylish. Tentunya untuk bahan bodi yang digunakan mengingat harga yang diberikan masih menggunakan bahan plastik.

Namun karena hasil akhir yang glossy, seri ini memiliki tampilan yang sangat elegan. Selain itu, pilihan warna untuk sentuhan akhir perangkat juga sangat menarik. Saat terkena cahaya, efek berkilau muncul, membuat perangkat menjadi luar biasa.

Karena ukurannya yang ramping dan bobot yang tidak terlalu berat, perangkat ini terasa nyaman digenggam meski hanya dengan satu tangan. Menggunakan finishing glossy tidak akan membuat perangkat licin dan mudah meninggalkan sidik jari.

Tiga kamera di bagian belakang disusun dalam bingkai kotak bersama dengan lampu kilat LED, yang terlihat rapi. Selain itu, sensor pemindai sidik jari ditempatkan di sisi ini.

Pada bagian depan, desain poni water drop masih menjadi andalan. Bang ini juga tempat untuk kamera selfie. Masih ada tiga slot di sebelah kiri yang bisa menampung microSD dan dua kartu SIM sekaligus.

Di sisi sebaliknya, masih ada deretan tombol volume dan tombol power. Di bagian bawah, terdapat jack audio 3,5 mm, speaker, dan microUSB.

Layar HD+

Sebagai ponsel entry-level, tentu ekspektasi terhadap sisi layar yang disematkan tidak terlalu tinggi. Tidak akan ada layar Super AMOLED yang bisa memberikan kepuasan menonton.

Namun, panel IPS yang dihadirkan cukup memuaskan. Mengandalkan layar resolusi + definisi tinggi, kecerahannya bisa mencapai 480 nits. Dengan cara ini, pengguna tidak perlu khawatir membalas pesan di tempat yang cukup terang.

Dengan desain poni water drop, tampilan layar perangkat ini terlihat lebih lebar. Ditambah dengan bezel tipis di bagian samping, layar 6,52 inci yang disematkan cukup memanjakan mata untuk menikmati berbagai gambar dan video.

Sayangnya, harga yang ditawarkan tidak memberikan lapisan pelindung Gorilla Glass. Tapi sudah ada lapisan anti gores bawaan.

Performa yang andal

Sama seperti layar biasanya, performa yang diberikan seri ini bukanlah yang tercepat di kelasnya. Meski disematkan RAM 3GB dan dibekali ROM 32GB, prosesor yang digunakan masih biasa saja.

Hanya chipset MediaTek Helio P35 octa-core dengan kecepatan 2,3 GHz yang menjadi otak dari perangkat ini. Kombinasi ini tentu tidak menghasilkan performa yang luar biasa, meski tidak sepenuhnya mengecewakan.

Dengan aktivitas normal sehari-hari, seperti membuka aplikasi messaging, browsing, Instagram atau membuka aplikasi media streaming, masih cukup lancar. Cukup untuk menemani aktivitas normal sehari-hari.

Bahkan saat bermain game, ponsel ini cukup bisa diandalkan. Meski pengaturan grafis harus disesuaikan, game seperti Mobile Legend dan PUBG mobile tetap bisa berjalan. Untuk ponsel level pemula, tampilannya masih cukup bagus.

Sebagai keamanan data, bagian belakang ponsel juga dilengkapi dengan fungsi keamanan pemindai sidik jari. Fitur keamanan ini sangat sensitif saat digunakan.

Demi menunjang kinerja perangkat, Oppo telah menyematkan sistem operasi Android 10 pada perangkat ini. Meski begitu, antarmuka yang digunakan bukan yang terbaru, hanya ColorOS 7.2.

Untungnya, fungsi yang disediakan cukup lengkap sehingga memungkinkan pengguna mengoperasikan perangkat dengan lebih mudah.

Dilengkapi dengan tiga kamera

Sebagai ponsel dari pabrikan yang selalu mengambil gambar sebagai andalannya, seri ini juga memiliki kemampuan kamera yang cukup baik. Untuk ukuran entry level, Oppo A15 sudah bisa bersaing dengan seri lainnya.

Di bagian belakang, Oppo mengandalkan lensa 13MP sebagai kamera utama. Kamera utama ini dilengkapi dengan beberapa fungsi untuk membuat efek pemotretan lebih memuaskan. Pengguna dapat menggunakan mode malam untuk potret.

Kamera utama ini tidak sendiri, melainkan dilengkapi dengan dua kamera tambahan. Keduanya menggunakan lensa 2MP, satu kamera digunakan sebagai lensa makro, dan satu lagi digunakan sebagai sensor kedalaman.

Lensa ini tampaknya memiliki eksposur yang lebih tinggi. Namun secara keseluruhan, warna yang dihasilkan sangat bagus dan terlihat natural. Hadirnya AI Scene Enhancement bisa memaksimalkan pemotretan.

Kecerdasan buatan akan mengenali usia dan jenis kelamin, dan akan meningkatkan warna kulit dan kecantikan setiap wajah.

Kapasitas baterainya tidak terlalu besar

Demi menunjang performa Oppo A15, disematkan baterai berkapasitas 4230mAh di dalam perangkat. Dibandingkan dengan beberapa kompetitor yang berani menggunakan baterai 5000 mAh, angka ini terbilang kecil.

Meski begitu, baterainya masih bisa mendukung aktivitas normal lebih dari sehari. Fungsi siaga super malam juga akan membantu telepon menghemat daya di malam hari.

Apakah layak untuk dibawa pulang?

Sebagai ponsel entry-level, OPPO A15 cukup bersaing dengan seri-seri lain di level yang sama. Performa organ dalam dan kamera tidak istimewa namun tidak mengecewakan. Masih layak untuk menemani aktivitas sehari-hari.

Spesifikasi ini layak dibawa pulang bagi pengguna yang hanya membutuhkan peralatan untuk komunikasi dan aktivitas standar lainnya. Ponsel ini juga cukup mendukung kegiatan belajar online bagi siswa dan guru.

Posting Komentar untuk "Spesifikasi Smartphone Oppo A15"